Latest News

Rabu, 10 Juli 2019

Sejarah Tas Kulit Dunia



Sejarah Tas Kulit – Dewasa ini tas bukan hanya untuk menyimpan barang yang akan kita bawa untuk berpergian. Tetapi, fungsi tas pada zaman sekarang juga sebagai penunjang penampilan. Maka dari itu, banyak sekali produsen-produsen tas mulai menyusun rencana supaya produk yang mereka hasilkan laku. Dan tas kulit merupakan salah satu produk yang cukup bersaing di antara pengusa-pengusaha tas. Bukan tanpa alasan, hal ini disebabkan kualitasnya yang bagus sekaligus digemari banyak orang terutama kaum wanita. Lalu, sebagai produsen tas kulit ataupun konsumen tas kulit apakah pernah di benak kalian muncul pertanyaan dari mana sih tas kulit itu berasal? Seperti kata presiden pertama Republik Indonesia “jas merah” atau singkatannya “jangan sekali-kali kau melupakan sejarah.” Nah, oleh sebab itu kita akan membahas darimana sih tas kulit itu dan bagaimana sih tas kulit ditemukan.

  Asal Mula Tas Kulit di Dunia

Sebenarnya detail tentang kapan pertama kali tas muncul tidak diketahui dengan pasti. Jika kita cocokkan dengan sejarah pemanfaatan tas kulit sudah sejak zaman pra – sejarah yang dimana pada zaman itu juga belum ada tulisan. Menurut bukti-bukti yang ada manusia pra-sejarah sudah mengenal tas dari bahan kulit hewan dan kayu. Kesimpulannya, tas sudah ada pada masa pra-sejarah.

Hipotesis Penemuan Tas kulit

  Dari bukti yang telah ditemukan, pada masa pra-sejarah bentuk tas yang dikenakan oleh manusia pada zaman itu sangat sederhana. Karena pada saat itu yang penting tas bisa dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang. Sekarang, pertanyaannya kenapa ya bahan dasar yang digunakan adalah kulit? Karena pada masa itu manusia hidup secara nomaden atau berpindah - pindah untuk mempertahankan hidup mereka. Dari itu mereka berpikir untuk mendayakan kulit hewan yang mereka buru. Akibatnya, banyak barang-barang yang dibuat dari kulit. Selain kulit mereka juga memanfaatkan kayu untuk membuat barang-barang. Dikarenakan belum ada tulisan pada zaman tersebut, ahli sejarah hanya bisa memperkirakan dari bukti-bukti yang ada.

Perkembangan Tas Kulit

Pada abad ke-14 pembuatan tas tidak lagi hanya menggunakan kulit hewan pada saat itu pembuatan tas menggunkan kain, vinyil, dan kulit sintetis. Digunakannya kulit sintetis ini bertujuan untuk menjadi bahan baku alternatif ketika kulit hewan asli mengalami kelangkaan dan susah dicari. Dan sejarah mencatat bangsa mesir menggunakan tas sekitar abad ke 14 meskipun ada sumber sejarah lain bahwa Mesir Kuno juga sudah menggunkan tas pinggang untuk bepergian. Tas pinggang juga umum digunakan sebagai sabuk pengencang pinggang. Sulaman dan hiasan yang ada pada tas mencerminkan status sosial orang tersebut. Hal ini karena semakin banyak dan mewah hiasanya berarti tas tersebut semakin sulit untuk dibuat. Lalu juga ada tas yang terbuat dari kertas yang digunakan orang Cina pada masa Dinasti Tang, mereka menggunakan tas itu untuk menyimpan benda halus seperti bubuk teh atau menyimpan benda ringan lainnya. Lalu pada abad ke-15 munculah model tas baru bernama The Seal Bag, yakni tas yang paling popular dan terkenal pada masa itu.

Peralihan Kemajuan Tas Kulit

Pada masa abad ke-16 dan abad ke-17 dimana desain tas kulit tidak hanya menggunakan tali panjang. Namun juga ditambahkan kancing pengikat pada bagian atas pada tas. Lalu pada abad ke-18 perkembangan tas menjadi sangat beragam dengan dibuatnya tas kulit tangan. Jenis tas kulit tangan ini muncul karena tren busana neo-classical yang sangat populer dengan model pakaian minim atau terbuka bagi kaum wanita. Tas tangan dinilai cocok dengan tren busana tersebut, oleh karena itu tas tanga banyak digunakan oleh wanita pada masa itu untuk menghadiri acara pesta. Selain itu, ukurannya yang pas untuk dimasukkan barang-barang kecantikan dan mudah dibawa. Dalam abad ini juga ditemukan koper yang digunakan untuk berpergian.

Perkembangan Tas Kulit Tahun 1900-an Sampai Saat ini

Pada awal abad ke-19 tas kulit berkembang dengan pesat dengan diawali munculnya tas model slingbag. Sekitar tahun 1940-an dimana pada masa itu banyak sekali peperangan yang terjadi di dunia. Maka muncullah tas militer yang memudahkan para prajurit membawa barang saat berada di medan perang. Tas itu disebut rucksack, bisa dibilang model tas ini menjadi cikal bakal tas gendong. Tas tanpa resleting, dengan penutup di atas badan utama. Sangat cocok bagi bro-sist yang senang membawa barang banyak dan berat.
Dan sampai sekarang tas kulit tetap memiliki banyak peminatnya tak terkecuali di Indonesia. Bicara tentang tas kulit yang ada di indonesia, pasti kota garut yang pertama kali muncul dibenak kita. Ya, kota garut merupakan tempat penghasil kerajinan kulit terbesar di Indonesia. Yang membuat tas kulit garut dan kerajinan kulit buatan ndari garut adalah bahan yang digunakan untuk membuatnya. Kulit yang digunakan adalah kulit dari domba garut yang merupakan persilangan dari domba lokal dan domba jenis capstaad dari Afrika dan merino dari Australia. Selain, di Garut yang merupakan pusat kerajinan kulit di Indonesia ada beberapa daerah di Indonesia yang menjadi sentra kerajinan kulit di Indonesia. Salah satunya, adalah Yogyakarta atau tepatnya di kabupaten Bantul ada daerah yang menjadi sentra industri kulit yang bernama Manding. Jogja bukan hanya terkenal sebagai kota pelajar serta wisata alam yang menakjubkan. Ngomong-ngomong tentang kerajianan kulit di Jogja ada sebuah brand yang lahir dari ide dan keinginan untuk memajukan usaha kecil lokal. Bagbone, ya itulah nama brand tersebut yang dengan berani bersaing dengan produk-produk branded dari luar negeri. Produksi yang dilakukan oleh Bagbone adalah produk jahit dari bahan dasar kulit sapi full grain, pull up, vinyl, atau sintetis. Sedangkan, produk yang dihasilkan ada bermacam-macam model tas dan beberapa aksesoris kulit. Beberapa model tas seperti, briffcase, slingbag, backpack, messenger bag, hobo, shoulder bag dan tote. Selain tas mereka juga memproduksi dompet kulit, binder kulit, dan gantugan kunci kulit. Dengan ditenagai 25 pengrajin terampil Bagbone dapat menghasilkan 500 item tas dan 2000 item kecil kerajinan kulit per bulannya. Selain itu, Bagbone juga melayani pembuatan merchandise kulit untuk perorangan maupun kelompok dengan desain sesuai permintaan. Bagbone berpengalaman dalam memproduksi bermacam-macam barang promosi dari bahan kulit untuk berbagai kebutuhan. Beberapa, perusahaan dalam negeri dan luar juga pernah merchandise kami. Nah, Buat kalian yang tertarik untuk memesan produk dari Bagbone kalian bisa langsung membeli produk mereka dengan datang di alamat dibawah ini atau order via website di https://www.bagboneleather.com/ atau hubungi kontak di bawah ini.
·         PHONE:
+62 877 3837 8889, +62 813 2742 8808
·         EMAIL:
info@bagboneleather.com
ADDRESS:
Ruko Pondok Permai Giwangan Residence Jln. Monumen Perjuangan, Glondong, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, DIY
STOCKIST:
Kopi Roemah Kesambi, Jl. Kesambi Baru No. 8A, Cirebon, Indonesia 45134

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tags

Recent Post